Bahas Tuntas Skala Gitar (Guitar Scale) - Tips - Pemula - gitarez.xyz

 

Bahas Tuntas Skala Gitar (Guitar Scale)

Hai Ezet !
Gimana kabarnya? Semoga kalian selalu dalam kondisi baik ya.

     Dalam pertemuan kali ini, saya akan berbagi dengan kamu tentang skala gitar. Kita akan bahas tuntas skala gitar, sesuai dengan yang saya tahu hehe... Kenapa saya bilang begitu? Karena pengetahuan saya masih sangatlah dangkal, dan saya masih terus belajar. Oleh karena itu, saya sangat menyukai bila kalian melontarkan saran, ilmu ilmu yang mungkin saya belum mengetahui dan justru kamu lebih tahu. Itulah tujuan saya buat blog ini, bukan untuk menggurui, bukan untuk unjuk skill. Kita belajar bareng. Karena belajar gitar itu mudah, belajar gitar itu gampang. Oke! Kita kembali lagi ke topik.

     Skala gitar, apa sih skala gitar?hmm. Menurut saya nih, skala gitar itu sesuatu yang bisa membawa kita ke sebuah suasana. Kamu pasti pernah mendengar lagu tentang patah hati. Dalam irama yang mellow seperti itu akan menyayat hati kamu. Akan membawa kita ke suasana mellow, dramatik. Mungkin kita akan terbawa irama tersebut dalam suasana seperti dibawah hujan, mendung, dengan perasaan sedih, kecewe, dan sebagainya. Nah, lagu lagu tersebut biasanya terbentuk dari skala diatonis minor. Skala diatonis minor ini tidak hanya untuk lagu yang mellow saja, tapi bisa untuk lagu romantis atau tentang cinta.

     Ada lagi, kalian pasti pernah dengar kan lagu-lagu yang kalo kita mendengar seperti terasa di Padang Pasir, atau ke Arab - araban. Itu juga bagian dari skala gitar. Sebenarnya, skala gitar bisa di bilang pengelompokan atau sebuah grup. Kita bisa mudah menemukan nada-nada yang pas, yang feel nya masuk ya dengan skala ini. Misal jika tidak dibuat skala, mungkin sih buat mencari-cari nada yang feel nya dapet atau cocok. Tapi akan lebih mudah, lebih cepat menggunakan skala.

     Pernah gak kamu memainkan melodi cuma iseng-iseng tapi kok kayaknya pas nadanya, feelnya ada, terus enak didengar. Pernah? Kalo pernah mungkin kamu sedang memainkan skala tertentu. Terus pernah gak memainkan melodi, lagi enak-enaknya tiba-tiba terdengar nada yang beda, yang gak masuk dalam permainan mu. Kalo iya, mungkin kamu keluar dari skala, kamu keluar dari grup atau jalur yang semestinya. Makanya, salah satu nada yang kamu mainkan berbeda, tidak masuk, dan tidak dapet feelnya. Jadi kalo kamu buat lagu atau main melodi pakai skala, saya jamin hasilnya bagus. Tapi kalau kalian buat lagu atau main melodi, tidak memakai skala, walaupun nada-nadanya ramai, kunci-kuncinya banyak dan bervariasi, banyak variasi, banyak teknik-teknik, tapi kalau nadanya tidak harmonis, tidak berkesinambungan, ngalor ngidul, sendiri-sendiri ya buat apa. Lagu yang simpel aja tapi dibuat dengan skala pasti hasilnya bagus. Lanjut, kita mulai dengan jenis skala dan pembahasannya. Sebelumnya jika kamu belum tahu tentang nada dan interval. Tolong stop membacanya, kamu bisa baca dulu bahas nada pada gitar. Kalau sudah paham dan mengerti, silahkan dilanjut bacanya.

Jenis Skala Gitar

1. Diatonik
     Kita sering mendengar do-re-mi-fa-so-la-si-do', nah itulah yang dimaksud tangga nada diatonik. Tangga nada diatonik berjumlah tujuh. Do dengan do' itu sama, cukup dihitung satu. Dalam tangga nada diatonik terdapat tujuh skala. Tujuh skala itu dimulai dari doremifasolasido, terus remifasolasidore, kemudian mifasolasidoremi, dan seterusnya. Mari kita bahas satu persatu dari nama dan pembahasannya.

a. Skala Ionian
     Ionian adalah skala pertama dari diatonik. Skala ini sangat akrab kita dengar dengan nama skala diatonik mayor atau diatonis mayor. Nadanya berawal dari do-re-mi-fa-so-la-si-do' dengan interval 1-1-1/2-1-1-1-1/2. Feel dari skala ini riang, ceria, semangat.

b. Skala Dorian
     Dorian adalah skala kedua dari diatonik. Mengapa kedua? Karena rootnya bergeser ke nada ke dua dari diatonik yaitu re. Jadi, urutannya akan menjadi re-mi-fa-so-la-si-do-re' dengan interval 1-1/2-1-1-1-1/2-1.

     Skala ini termasuk minor, tetapi bukan untuk disebut skala diatonis minor. Nanti ada lagi skala diatonis minor. Jadi ini minor karena sifatnya. Cara menentukan sebuah skala minor atau tidak bagaimana? Mudah saja kita lihat nada ketiganya. Kalau nada ketiga b atau flat berarti minor. Jika tiga aja berarti mayor. Cara yang lain ya tinggal hafalin tujuh sifat skala yang yang ada di diatonik yaitu mayor-minor-minor-mayor-mayor-minor-diminished. Yang ke tujuh kok diminished? Karena nada ke limanya b atau flat. Diminished itu kan rumusnya 1-3b-5b, tapi kalau ada pendapat lain tulis di kolom komentar ya Ezet.

c. Skala Phrygiant
     Phrygiant adalah skala ketiga dari diatonik. Terkenal sekali dengan nuansa atau feel padang pasir, mistik, dan kalian bisa coba sendiri lah feelnya. Skala ini bersifat minor. Intervalnya yaitu 1/2-1-1-1-1/2-1-1. Sangat sering digunakan oleh avenged sevenfold, dream theater, metallica, dan muse.

d. Skala Lydian
     Merupakan skala keempat dari diatonik. Bersifat mayor dengan interval 1-1-1-1/2-1-1-2/.

e. Skala Mixolydian
     Merupakan skala kelima dari diatonik. Bersifat mayor, dengan interval 1-1-1/2-1-1-1/2-1.

f. Skala Aeolian
     Nah ini baru skala diatonis minor. Kalau diatonis minor ada tiga variasi, yaitu natural minor, harmonic minor, dan melodic minor. Aeolian ini merupakan natural harmonic minor dengan interval 1-1/2-1-1-1/2-1-1. Jika kita menyebut skala aeolian berarti tidak ada variasi, skala aeolian ya ini. Tapi jika kita menyebut skala diatonis minor, itu ada tiga varian.

Saya akan bahas tiga variasi skala diatonis minor.
1. Natural Minor
     Biasanya digunakan pada lagu-lagu pop, rock, country. Intervalnya yaitu 1-1/2-1-1-1/2-1-1.

2. Harmonic Minor
     Biasanya digunakan pada lagu-lagu jazz, latin, dan tradisional. Skala ini sama dengan natural minor hanya saja nada ke tujuh dinaikan 1/2. Intervalnya menjadi 1-1/2-1-1-1/2-1 1/2-1/2.

3. Melodic Minor
     Sama dengan natural minor, tetapi pada saat naik nada ke 6 dan 7 dinaikan 1/2. Pada saat turun menggunakan natural minor. Interval saat naik menjadi 1-1/2-1-1-1-1-1/2, dan saat turun menjadi 1-1-1/2-1-1-1/2-1.

g. Skala Locrian
     Skala ini sering dinamakan diminished. Intervalnya yaitu 1/2-1-1-1/2-1-1-1.

3. Skala Kromatik
     Skala ini mempunyai 12 nada yang intervalnya 1/2. Misal kita memainkan kromatik dari root C. Maka nadanya yaitu C-C#-D-D#-E-F-F#-G-G#-A-A#-B-C'.

4. Skala Pentatonik
     Skala pentatonik biasanya digunakan pada pop dan jazz. Skala ini dibagi menjadi dua yaitu,

a. Mayor Pentatonik
     Skala ini memiliki 5 buah nada yaitu dengan menghilangkan nada ke 4 dan 7 pada skala diatonis mayor. Intervalnya yaitu 1-1-1 1/2-1-1 1/2.

b. Minor Pentatonik
     Skala ini juga memiliki 5 buah nada yand diambil dari skala diatonis minor atau natural minor dengan menghilangkan nada ke 2 dan 6. Intervalnya yaitu 1 1/2-1-1-1 1/2/-1.

5. Skala Blues
     Skala ini sama seperti skala minor pentatonik. Hanya saja ada tambahan satu nada # setelah nada ke tiga. Jadi skala blues memiliki 6 nada dengan interval 1 1/2-1-1/2-1/2-1 1/2/-1.

     Nah itu aja Ezet tentang skala. Pengetahuan saya hanya segitu hehe. Sekian Ezet, kalau ada kritik, saran, tambahan atau apapun ketik di kolom komentar. Terimakasih sudah berkunjung ke Gitar EZ. Semoga bermanfaat, terus belajar dan tetap semangat.

Belajar gitar itu mudah, belajar gitar itu gampang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik-teknik dalam Bermain Gitar - tips - pemula - gitarez.xyz

Kunci Gitar Orkes Prediksi - Prediksi (Taulany tv) - gitarez.xyz

Bahas Tuntas Progresi Kunci (Chord Progression Explanation) - Pemula - Tips - gitarez.xyz